Take-Profit dan Stop-Loss Posisi
Saat sistem melakukan take-profit atau stop-loss pada posisi, terdapat dua proses:
Proses 1: Menerima perintah penutupan posisi.
Proses 2: Setelah menerima perintah, sistem menempatkan order untuk menutup posisi.
Proses pertama adalah proses pemicu. Proses kedua adalah proses eksekusi order penutupan posisi.
Oleh karena itu, saat mengatur take-profit atau stop-loss, perlu ditentukan dua harga:
Harga Trigger (Trigger Price) Harga Order (Order Price)
Perbedaan Antara Take-Profit/Stop-Loss Limit dan Take-Profit/Stop-Loss Pasar
Take-Profit/Stop-Loss Pasar
Ketika harga mencapai harga trigger, sistem akan menutup posisi menggunakan harga pasar. Kelebihan: Dapat menutup posisi dengan cepat sesuai harga terbaik saat itu.
Kekurangan:
Saat pasar bergejolak dengan tajam, harga eksekusi akhir bisa lebih tinggi atau lebih rendah dibanding harga terakhir yang terlihat oleh pengguna pada halaman, sehingga pengguna perlu memperhatikan kedalaman pasar dan volatilitas harga.
Take-Profit/Stop-Loss Limit
Ketika harga mencapai harga trigger, sistem akan menempatkan order penutupan menggunakan harga limit. Kelebihan: Menggabungkan mekanisme trigger dengan order limit. Trader dapat menentukan target keuntungan minimum yang diinginkan atau kerugian maksimum yang bersedia ditanggung. Setelah trigger tercapai, order limit akan otomatis dipasang meskipun pengguna sedang offline atau logout.
Kekurangan:
Setelah order limit ditempatkan, jumlah posisi terkait akan dibekukan, dan tidak langsung tereksekusi. Order limit hanya tereksekusi ketika harga mencapai atau lebih baik dari harga yang ditentukan. Namun, harga tersebut mungkin tidak pernah tercapai. Pada aset dengan volatilitas tinggi, pergerakan harga dapat melewati rentang harga yang telah ditetapkan dalam order limit.
Hubungan Antara Harga Open, Harga Trigger, dan Harga Order
(Bagian ini menjelaskan bagaimana harga open, harga trigger, dan harga order saling terkait dalam pengaturan take-profit/stop-loss.)Sebagai contoh dengan ETH/USDT:
Harga terakhir saat ini adalah 2100 (A), order buy/long ditempatkan di 1890 (C). Harga trigger take-profit harus > 1890 (posisi C1). Harga trigger stop-loss harus < 1890 (posisi C2). Setelah trigger tercapai, harga order bisa berupa nilai apa pun. Untuk eksekusi cepat, disarankan menggunakan harga pasar. Order sell/short ditempatkan di 2890 (B). Harga trigger take-profit harus < 2890 (posisi B1). Harga trigger stop-loss harus > 2890 (posisi B2). Setelah trigger tercapai, harga order bisa berupa nilai apa pun. Untuk eksekusi cepat, disarankan menggunakan harga pasar.
Cara Mengatur Take-Profit/Stop-Loss Limit
Take-profit/stop-loss limit dapat diatur di tiga posisi:
Di saat membuat order
Saat membuat order, centang opsi take-profit/stop-loss, klik Advanced untuk memunculkan jendela pengaturan take-profit/stop-loss. Masukkan terlebih dahulu harga trigger, kemudian masukkan harga order. Harga order juga dapat dipilih sebagai harga pasar. Setelah memasukkan nilai yang sesuai, klik Confirm untuk menyimpan pengaturan. Setelah order dieksekusi, nilai take-profit/stop-loss yang telah diatur akan disimpan di posisi. Perlu diperhatikan: Anda dapat mengatur hanya take-profit atau hanya stop-loss; namun harga trigger dan harga order harus diatur berpasangan, tidak bisa hanya salah satunya.
2. Mengatur di dalam order existing
Jika Anda lupa mengatur take-profit/stop-loss saat membuat order, dan ingin mengaturnya sebelum order tereksekusi, silakan temukan order yang ingin diatur di daftar order saat ini, klik ”…” untuk mengatur take-profit/stop-loss dengan harga limit. Masukkan harga trigger dan harga order, kemudian klik Confirm untuk menyelesaikan pengaturan.
3. Mengatur di posisi (posisi terbuka)
Panduan Penggunaan Take-Profit dan Stop-Loss Kontrak Abadi
Pengaturan Take-Profit dan Stop-Loss
Mengatur saat membuat order Saat membuat order, centang opsi Take-Profit/Stop-Loss, kemudian masukkan harga trigger terlebih dahulu, lalu masukkan harga order. Harga order juga dapat dipilih market price. Setelah memasukkan nilai yang sesuai, klik Buy/Long atau Sell/Short. Setelah order berhasil dibuat, nilai Take-Profit/Stop-Loss yang telah disetel akan tersimpan di order, dan saat order dieksekusi, Take-Profit/Stop-Loss akan tersimpan di posisi. Catatan: Harga trigger dan harga order harus diatur berpasangan, tidak bisa hanya satu sisi. Mengatur di daftar order Jika Anda lupa mengatur Take-Profit/Stop-Loss saat membuat order dan ingin mengaturnya sebelum order dieksekusi, temukan order yang ingin diatur di daftar order saat ini, klik ”…” untuk mengatur Take-Profit/Stop-Loss dengan harga limit. Masukkan harga trigger dan harga order, lalu klik Confirm untuk menyelesaikan pengaturan. Mengatur di posisi terbuka Di daftar posisi terbuka, temukan posisi yang ingin diatur, klik ikon pensil untuk mengatur Take-Profit/Stop-Loss dengan harga limit. Masukkan harga trigger dan harga order, lalu klik Confirm untuk menyelesaikan pengaturan.
Cara kerja Take-Profit dan Stop-Loss
Take-Profit/Stop-Loss hanya berlaku pada posisi yang tersedia > 0. Jika posisi tersedia = 0, meskipun harga mark mencapai harga trigger, Take-Profit/Stop-Loss tidak akan aktif. Setiap pembatalan order akan menghapus Take-Profit/Stop-Loss pada posisi tersebut. Contoh: Posisi long ETH/USDT 2000 dengan Take-Profit 2100 dan Stop-Loss 1900. Jika Anda membuat order baru 2200 untuk menutup posisi 100%, saat order ini dibatalkan, Take-Profit 2100 dan Stop-Loss 1900 akan hilang. Jika tidak dibatalkan, Take-Profit tidak akan aktif sampai harga mark mencapai 2200.
Pertanyaan Umum
Apakah Take-Profit dan Stop-Loss limit bisa aktif bersamaan? Tidak. Jika keduanya disetel, salah satu yang aktif akan menonaktifkan yang lain karena order limit akan memblokir jumlah posisi yang tersedia. Hanya satu sisi yang bisa terpicu. Jika Take-Profit/Stop-Loss limit aktif tapi belum tereksekusi, bagaimana cara menutup posisi manual? Metode 1: Batalkan order limit, kemudian lakukan penutupan posisi. Metode 2: Gunakan Market Close All atau klik Close Position dan pilih Market Close untuk menutup semua posisi dengan cepat. Jika order limit dibatalkan sebelum tereksekusi, apakah Take-Profit/Stop-Loss masih berlaku? Tidak, Anda harus mengatur ulang Take-Profit/Stop-Loss. Bagaimana cara mengubah Take-Profit/Stop-Loss setelah order limit aktif? Batalkan order limit yang terkait di daftar order, kemudian ubah Take-Profit/Stop-Loss posisi. Bagaimana mengetahui apakah saya bisa mengatur Take-Profit/Stop-Loss? Lihat jumlah posisi yang bisa ditutup di popup Close Position. Jika > 0, Anda bisa mengatur Take-Profit/Stop-Loss. Apakah menambah posisi akan mengubah Take-Profit/Stop-Loss yang sudah disetel? Jika Take-Profit/Stop-Loss belum terpicu, penambahan posisi baru akan menyimpan pengaturan baru untuk posisi tambahan. Jika tidak mengatur saat menambah posisi, pengaturan lama tetap berlaku. Apakah perubahan margin memengaruhi Take-Profit/Stop-Loss limit? Mengurangi margin akan menghapus pengaturan Stop-Loss terkait. Jika Stop-Loss limit sudah aktif, sistem akan membatalkan order. Jika sudah mengatur Take-Profit/Stop-Loss tapi menempatkan order limit 100% close, apakah Take-Profit/Stop-Loss tetap aktif? Tidak. Take-Profit/Stop-Loss hanya berlaku jika posisi yang tersedia > 0. Jika posisi tersedia = 0, Take-Profit/Stop-Loss tidak akan aktif dan tidak bisa mengatur yang baru.
Komentar
0 komentar
Artikel ditutup - tidak bisa memberikan komentar.